kandungan gizi dalam pisang

Menurut analisis biokimia, buah pisang mengandung karbohidrat, protein, kalium, vitamin C dan vitamin E. Kandungan kaliumnya berkasiat menurutnkan tekanan darah. Vitamin C dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin E membantu mengendalikan proses penuaan kulit, sehingga kita terlihat awet muda.

Tiga kandungan pertama, yaitu karbohidrat, protein, dan vitamin, nilainya tidak banyak berbeda antara yang dipanen sebelum matang atau dipanen sesudah matang. seandainya berbeda, bukan menjadi persoalan penting karena umumnya orang makan pisang bukan untuk tujuan menambah ketiga gizi tersebut.

Jenis karbohidrat dalam pisang belum masak berupa sukrosa, sedangkan yang sudah mata berupa fruktosa yang rasanya lebih manis. Karena itu, pisang yang dipanen sebelum matang perlu menunggu proses perubahan biokimia. pisang yang dipotong terlalu muda biasanya rasa pisang menjadi kurang manis karena proses biokimianya tidak sempurna.

Kandungan kalium, vitamin C, dan vitamin E dalam pisang yang dipanen sebelum matang dengan yang dipanen setelah matang sangat mencolok. Sebagai salah satu unsur mineral esensial, kalium mempunyai sifat yang unik. Unsur ini sangat diperlukan tanaman untuk metabolisme karbohidrat dan membentuk jaringan, tetapi jika jaringannya sudah tua, unsur ini akan tertinggal di jaringan itu.

Ketika buah pisang belum matang, kalium masih aktif melakukan metabolisme karbohidrat. Jika dipanen pada kondisi ini, struktur kimia dalam jaringan buah belum mantap atau kandungannya lebih sedikit dan struktur kimianya masih labil. Namun, jika dipanen setelah buah matang, kandungannya telah banyak dan struktur kimianya telah mantap. jika kita mengonsumsi pisang matang imbon (telah diperam), maka keuntungan yang dapat diperoleh adalah buah pisang tersebut lebih banyak mengandung kalium.

struktur kimia vitamin C dan Vitamin E ketika buah belum matang masih belum mantap, sehingga kandungannya lebih rendah. bukan tidak mungkin dalam keadaan struktur kimia belum mantap ini, kedua vitamin tersebut justru terurai selama proses pematangan.

pisang juga merupakan sumber mineral dan fosfor. Miner sangat baik bagi tubuh dan sangat cocok bagi mereka yang menderi darah tinggi. Vitamin C dalam pisang umumnya lebih tinggi dari pada vitamin jenis lainnya, kecuali dalam pisang siam.

Pisang Siam mengandung zat gizi yang agak berbeda dengan jenis-jenis pisang lainnya. kandungan air dalam pisang siam lebih sedikit sehingga lebih kering. Kandungan lemak dan karbohidratnya cukup tinggi sehingga energi yang dihasilkan juga tinggi.

informasi lain dapat anda lihat di

(klik disini)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: